inibaru indonesia logo
Beranda
Hits
Disalahgunakan, Dana KUR Banyak Dipakai untuk Beli Mobil - Renovasi Rumah
Kamis, 23 Nov 2023 18:30
Penulis:
Arie Widodo
Arie Widodo
Bagikan:
Ilustrasi: Dana KUR disalahgunakan debitur. (Antara)

Ilustrasi: Dana KUR disalahgunakan debitur. (Antara)

Laporan yang didapat KemenkopUKM mengungkap banyaknya penyalahgunaan dana KUR yang dilakukan peminjam. Bukannya dipakai untuk mengembangkan usaha, uang tersebut malah dipakai untuk beli mobil, renovasi rumah, hingga membiayai kelahiran.

Inibaru.id – Kredit Usaha Rakyat (KUR) seharusnya digunakan masyarakat yang pengin memulai atau mengembangkan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) agar bisa mendapatkan pemasukan yang lebih baik dan meningkatkan taraf ekonominya. Sayangnya, menurut laporan yang diungkap kementerian Koperasi dan UKM (KemenkopUKM), KUR ini justru disalahgunakan oleh sejumlah oknum peminjam dan dipakai untuk kebutuhan lain.

Fakta ini terungkap dalam monitor dan evaluasi (monev) yang dilakukan KemenkopUKM) di 23 provinsi di Tanah Air. Dalam laporan ini, disebutkan bahwa dana KUR ada yang dipakai untuk membeli kendaraan seperti mobil. Ada juga yang justru dipakai untuk merenovasi rumah.

“Ada beberapa temuan, salah satunya adalah dana KUR nggak benar-benar dipakai sebagai modal usaha. Ada yang sebagian dipakai untuk merenovasi rumah dan membeli kendaraan,” ujar Deputi Bidang Usaha Mikro KemenkopUKM Yulius sebagaimana dinukil dari Detik, Selasa (21/11/2023).

Dalam laporan tersebut, terdapat 1.047 debitur alias peminjam yang dilibatkan dalam survei. Setidaknya 6 persen dari total debitur mengaku memakai dana KUR untuk kebutuhan lain seperti membeli tanah, membuka kios atau cabang baru, hingga menambah tabungan atau berinvestasi. Sementara itu, 1 persen alias 15 orang mengaku memakai dana KUR untuk kebutuhan melahirkan, memberikan utang kepada keluarga lain, hingga kebutuhan-kebutuhan rumah tangga lainnya.

Sejauh ini, pemerintah memang nggak memiliki kebijakan khusus untuk memastikan dana yang didapat penerima KUR benar-benar dipakai untuk keperluan usaha. Hal inilah yang membuat peminjam merasa bisa memakai dana tersebut sesuka hati. Padahal, bagi KemenkopUKM, hal ini sudah termasuk dalam penyalahgunaan.

Bukannya dipakai untuk mengembangkan usaha, dana KUR malah dipakai untuk beli mobil. (Dipo Star Finance)
Bukannya dipakai untuk mengembangkan usaha, dana KUR malah dipakai untuk beli mobil. (Dipo Star Finance)

“Kita akan tingkatkan pengawasannya. Soalnya ini termasuk nakal dan nggak tepat sasaran. Orang pinjam untuk usaha kok malah dipakai untuk merenovasi rumah. Pemerintah juga kami harapkan bisa segera membuat kebijakan agar penyalahgunaan ini nggak lagi terjadi di masa depan,” lanjut Yulius.

Banyaknya kasus debitur nakal ini sampai-sampai membuat isu lain muncul di masyarakat, yakni keberadaan mereka disebabkan oleh banyaknya bank yang mengejar target debitur baru sehingga mau meloloskan pemberian dana KUR meski persyaratannya belum begitu lengkap.

Terkait dengan hal ini, Yulius membantahnya. Dia bersikukuh berbagai penyalahgunaan ini murni karena pihak peminjam yang memang nggak menggunakan dana KUR dengan benar.

“Ya ini kesalahan debitur. Buat pelajaran ke depannya harus ada kebijakan agar bisa mencegahnya,” pungkas Yulius.

Duh, sayang banget ya, Millens. Dana KUR yang seharusnya bisa mengembangkan usaha malah dipakai untuk keperluan konsumtif. Menurutmu, aturan seperti apa yang nantinya harus diterapkan agar hal ini nggak lagi terjadi? (Arie Widodo/E05)

Komentar

inibaru indonesia logo

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

Social Media

A Group Partner of:

medcom.idmetrotvnews.commediaindonesia.comlampost.co
Copyright © 2024 Inibaru Media - Media Group. All Right Reserved